21 Februari 2015

BI Rate Bulan Nopember 2012

Kondisi perekonomian Indonesia saat yang telah tumbuh cukup baik, meskipun mengalami sedikit perlambatan. Hal ini dapat dilihat dari data Perekonomian Indonesia pada triwulan III 2012 yang mengalami pertumbuhan  6,2%, meskipun data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III tahun 2012 sedikit lebih rendah dari prakiraan sebelumnya sebagai akibat penurunan kinerja ekspor yang masih terus berlanjut.
Pergerakan nilai tukar rupiah pada selama Oktober 2012 telah bergerak sesuai dengan kondisi pasar dengan intensitas depresiasi yang cenderung menurun. Sehingga sejalan dengan kebijakan yang telah ditempuh oleh Bank Indonesia untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan tingkat fundamentalnya.
Angka Inflasi saat ini tetap terkendali dan diperkirakan pada akhir tahun akan berada di sekitar titik tengah kisaran sasaran inflasi 2012 yang diharapkan tercapai yaitu di kisaran sebesar 4,5%±1%.
Stabilitas sistem keuangan dan fungsi intermediasi perbankan di Indonesia tetap terjaga dengan baik. Kinerja industri perbankan yang solid tercermin pada tingginya rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) yang berada jauh di atas minimum 8% dan terjaganya rasio kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) gross di bawah 5%.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut diatas maka Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 8 November 2012 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%.

Referensi :
bi.go.id