8 Februari 2015

Tips Cara Aman Berkendara Di Jalan Tol


Saat ini jalan tol terdapat dimana-mana, karena merupakan salah satu alternatif terbaik bagi pengendara kendaraan bermotor khususnya roda empat untuk dapat mencapai tujuan dengan cepat. 

Karena dengan adanya jalan tol kendaraan bermotor terbebas dari macet dan lampu merah serta dapat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Namun demikian hal tersebut tidak lantas pengemudi dapat seenaknya memacu kendaraan di jalan tol. Sering kali kita melihat banyaknya kecelakaan kendaraan bermotor di jalan tol yang seringkali tidak saja menyebabkan luka-luka tetapi juga menyebabkan kematian baik bagi pengemudi maupun penumpangnya. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mengetahui bagaimana tips yang aman untuk berkendara di jalan tol.
Tips Cara Aman Berkendara DiJalan Tol antara lain :
  • Kondisi fisik/tubuh harus fit
Apabila ingin menggunakan jalan tol, maka kondisi fisik harus benar-benar fit karena berkendara di jalan tol membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Selain memperhatikan kendaraan sendiri juga memperhatikan kendaraan orang lain, harus dapat menjaga konsentrasi apabila sedang mendahului kendaraan lain ataupun didahului oleh kendaraan lain. Selain itu di beberapa jalan tol terdapat rambu-rambu yang menunjukan belokan ataupun tanjakan sehingga dalam berkendara harus berkonsentrasi agar tidak kaget yang dapat menimbulkan kecelakaan. Untuk dapat berkonsentrasi maka kita harus dalam kondisi fit dan tidak mengantuk.
  • Perhatikan Kondisi Jalan Tol
Sebelum melewati suatu jalan tol, ada baiknya untuk mengetahui kondisi jalan tol tersebut agar dapat melewatinya dengan aman. Kondisi jalan tol meliputi :
1.    Peta jalan tol, yaitu bagaimana peta jalan tol yang akan kita lewati apakah banyak tikungan dan tanjakan, berapa panjang jalan tol sehingga akan dapat memperkirakan berapa kecepatan kendaraan dan kapan harus menikung/menanjak yang pada akhirnya dapat berkendara dengan aman.
2.    Kondisi fisik dari jalan tol, yaitu apakah jalan tol tersebut sudah selesai atau belum secara fisik , apakah sedang ada perbaikan sehingga pengendara kendaraan bermotor dapat memperkirakan kecepatan kendaraannya.
3.    Rambu-rambu yang ada di jalan tol. Dengan memperhatikan rambu-rambu dijalan tol maka pengemudi dapat selalu waspada dan dapat memperkirakan kapan harus cepat serta kapan harus lambat.
  • Perhatikan Kecepatan Kendaraan
Jalan tol memang sering disebut juga jalan bebas hambatan, namun demikian seorang pengemudi tidak boleh memacu kendaraannya seenaknya. Tetapi seorang pengemudi juga tidak boleh mengendarai kendaraannya dengan kecepatan rendah. Mengingat jalan tol adalah jalur cepat maka pengemudi harus memperhatikan batas kecepatan kendaraanya, perlu memperhatikan rambu-rambu kecepatan yang sudah dipasang oleh operator jalan tol. Biasanya batas kecepatan minimal berkendara di jalan tol adalah 60 km/jam. Sehingga apabila tidak ada keperluan yang mendesak sebaiknya tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, cukup dengan kecepatan normal yaitu 70-80 km/jam dan berkendaralah di ruas jalan sebelah kiri. Hal ini bertujuan agar pengemudi dapat melihat petunjuk jalan dengan baik, terutama jika baru pertama kali melalui jalan tol tersebut. Apabila terpaksa harus memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena terburu-buru, maka sebaiknya berada di jalur kanan jalan (untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi memang diharuskan di jalur sebelah kanan). Selain itu harus selalu selalu menjaga jarak dengan kendaraan didepannya dengan jarak antara 10 – 20 m agar apabila ada apa-apa dapat segera melakukan pengereman secara mendadak. Dan apabila sudah mendekati pintu keluar tol segera kurangi kecepatan mobil.
  • Selalu Fokus Pada Jalur
Apabila mengemudi di jalan tol seorang pengemudi harus benar-benar memperhatikan jalan yang dilaluinya terutama ketika harus berpindah jalur. Pastikan jalur tersebut aman. Gunakan lampu yang dapat memberitahukan kepada pengemudi lain terutama yang ada dibelakangnya bahwa anda akan pindah jalur. Apabila ingin mendahului kendaraan lain, maka pengemudi harus mempunyai jarak pandang yang bebas, tersedia ruang yang cukup, dan menggunakan jalur sebelah kanan.
  • Selalu Perhatikan Kaca Spion
Seorang pengemudi di jalan tol harus selalu memperhatikan kaca spion secara periodik. Hal ini dimaksudkan agar pengemudi dapat memperhatikan kendaraan lain yang ada dibelakang atau disampingnya. Sehingga apabila kendaraan yang dibelakang atau disampingnya akan mendahului/menyalip maka pengemudi dapat segera mengantisipasinya agar tidak gugup/kaget yang dapat mengakibatkan kecelakaan yang fatal.