Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang Berbentuk PT (Perseroan Terbatas)
Pengertian Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang Berbentuk PT (Perseroan Terbatas)
Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang Berbentuk PT untuk Tahun Pajak 2025
Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang Berbentuk PT (Perseroan Terbatas) adalah Suatu laporan yang disusun secara sistematis tentang penjualan, harga pokok penjualan dan biaya dari usaha dagang serta pendapatan dan biaya dari luar usaha dagang yang diperoleh oleh perusahaan berbentuk PT (Perseroan Terbatas) dalam suatu peiode tertentu.
Periode tertentu bisa berarti setiap bulan, setiap triwulan, setiap enam bulan atau setiap tahun sekali tergantung dari kebijakan perusahaan tersebut.
Untuk kepentingan laporan tahunan pajak dalam SPT Tahunan PPh Badan berbentuk PT (Perseroan Terbatas), maka laporan laba rugi dibuat untuk periode 1 (satu) tahun pajak yaitu dari bulan Januari sampai dengan Desember.
Wajib Pajak Badan dapat menggunakan tahun buku berbeda dengan tahun pajak dengan ijin dari Menteri Keuangan.
A. Data Umum PT. Adhinata Jaya Sentosa
a. Nama Perusahaan : PT. Adhinata Jaya Sentosa
b. Jenis Usaha : Perdagangan Toko Pakaian Jadi Wanita
c. Tanggal Terdaftar NPWP : 20 Maret 2020
d. Tanggal Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak : 23 Maret 2020
e. Periode Tahun Buku : Januari sampai dengan Desember
f. Metode Penilaian Persediaan : FIFO (First In First Out)
g. Metode Penyusutan dan Amortisasi : Garis Lurus (straight-line method).
B. Data Keuangan PT. Adhinata Jaya Sentosa
a. Penjualan Tahun 2024 : 5.200.000.000
b. Data Keuangan Tahun 2025 :
1. Penjualan : 5.500.000.000
2. Persediaan Awal : 1.200.000.000
3. Pembelian Barang : 4.800.000.000
4. Persediaan Akhir : 1.500.000.000
5. Biaya gaji karyawan : 300.000.000
6. Biaya Promosi : 21.980.650
7. Biaya Administrasi Kantor : 52.356.430
8. Biaya listrik dan telepon : 12.346.940
9. Biaya Service Mobil dan Komputer : 11.234.150
10. Biaya perjalanan dinas : 2.134.500
11. Biaya Premi asuransi : 4.000.000
12. Biaya sewa Toko : 60.000.000
13. Biaya Sumbangan : 1.000.000
14. Biaya sanksi administrasi PPN : 6.000.000
15. Biaya penyusutan : 20.000.000
16. Biaya pembuatan seragam satpam : 7.000.000
17. Biaya pembuatan seragam karyawan toko : 1.600.000
18. Penghasilan jasa giro : 1.234.100
19. Menerima sumbangan dari pemerintah : 50.000.000
20. Pajak atas jasa giro dan bunga deposito : 246.820
C. Data Pembayaran, Pemungutan dan Pemotongan Pajak
a. Selama Tahun 2025 PT. Adhinata Jaya Sentosa telah melakukan penjualan pakaian ke bendahara instansi pemerintah dengan nilai penjualan sebesar Rp.100.000.000 dan telah dipungut PPh Pasal 22 sebesar Rp.1.500.000.
b. PT. Adhinata Jaya Sentosa selama Januari sampai dengan Desember 2025 telah menyetor PPh Pasal 25 sebesar Rp.11.000.000
D. Laporan Laba Rugi PT. Adhinata Jaya Sentosa Periode Januari sampai dengan Desember 2025
|
PT. Adhinata Jaya Sentosa Laporan Laba Rugi Periode Januari sd Desember 2025
|
|
|
Penjualan
|
5.500.000.000
|
|
|
|
|
Harga Pokok Penjualan |
|
|
Persediaan
Awal
|
1.200.000.000
|
|
Pembelian
|
4.810.000.000
|
|
Tersedia
Dijual
|
6.010.000.000
|
|
Persediaan
Akhir
|
1.500.000.000
|
|
Jumlah
HPP
|
4.510.000.000
|
|
|
|
|
Laba
Bruto Usaha
|
990.000.000
|
|
|
|
|
Biaya
Administrasi dan Umum :
|
|
|
Biaya
Gaji Karyawan
|
300.000.000
|
|
Biaya
Promosi
|
21.980.650
|
|
Biaya
Administrasi Kantor
|
52.356.430
|
|
Biaya
Listrik dan Telpon
|
12.346.940
|
|
Biaya
Service Mobil dan Komputer
|
11.234.150
|
|
Biaya
Perjalanan Dinas
|
2.134.500
|
|
Biaya
Premi Asuransi
|
4.000.000
|
|
Biaya
Sewa Toko Setahun
|
60.000.000
|
|
Biaya
Sumbangan
|
1.000.000
|
|
Biaya
Sanksi Administrasi PPN
|
6.000.000
|
|
Biaya
Penyusutan
|
20.000.000
|
|
Biaya
Pembuatan Seragam Satpam
|
7.000.000
|
|
Biaya
Pembuatan Seragam Karyawan Toko
|
1.600.000
|
|
Jumlah
Biaya Administrasi dan Umum
|
499.652.670
|
|
|
|
|
Laba
Bersih Usaha
|
490.347.330
|
|
|
|
|
Penghasilan
Luar Usaha :
|
|
|
Penghasilan
Jasa Giro
|
1.234.100
|
|
Menerima
Sumbangan Dari Pemerintah
|
50.000.000
|
|
Jumlah
|
51.234.100
|
|
|
|
|
Biaya
Luar Usaha :
|
|
|
Pajak
atas Jasa giro
|
246.820
|
|
Jumlah
|
246.820
|
|
|
|
|
Laba
Bersih Komersial
|
541.334.610
|
|
|
|
|
Pajak
Penghasilan
|
62.869.428
|
|
|
|
|
Laba
Setelah Pajak
|
478.465.182
|
Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Berbentuk PT (Perseroan Terbatas) :
Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Berbentuk PT (Perseroan Terbatas) untuk tahun pajak 2025 menggunakan tarif pajak penghasilan berdasarkan Pasal 17 dan 31 E Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 dan perubahannya Tentang Pajak Penghasilan karena :
1. Penjualan Tahun 2024 sebesar 5.200.000.000 lebih besar dari 4.800.000.000.
2. Penjualan Tahun 2025 sebesar 5.500.000.000
|
Laba
Bersih Komersial
|
541.334.610
|
|
|
|
|
Koreksi
Fiskal Positif :
|
|
|
Biaya
Sumbangan
|
1.000.000
|
|
Biaya
Sanksi Administrasi PPN
|
6.000.000
|
|
Biaya
Pembuatan Seragam Karyawan Toko
|
1.600.000
|
|
Pajak
atas Jasa Giro
|
246.820
|
|
Jumlah
|
8.846.820
|
|
|
|
|
Koreksi
Fiskal Negatif :
|
|
|
Penghasilan
Jasa Giro
|
1.234.100
|
|
Menerima
Sumbangan dari Pemerintah
|
50.000.000
|
|
Jumlah
|
51.234.100
|
|
|
|
|
Laba
Neto Fiskal
|
498.947.330
|
|
|
|
|
Penghasilan
Kena Pajak
|
498.947.000
|
|
|
|
|
PKP
Fasilitas :
4.800.000.000
/ 5.500.000.000 x 498.947,000
|
435.444.655
|
|
PKP
Fasilitas :
498.947.000
-435.444.655
|
63.502.345
|
|
|
|
|
PPh
Terutang :
|
|
|
PPh
Terutang Fasilitas :
435.444.655 x 22 % x 50%
|
47.898.912
|
|
PPh
Terutang Tidak Fasilitas :
63.502.343 x 22 %
|
13.970.516
|
|
Jumlah
PPh Terutang
|
62.869.428
|
|
|
|
|
Kredit
Pajak :
|
|
|
PPh
Pasal 22
|
1.500.000
|
|
PPh
Pasal 25
|
11.100.000
|
|
Jumlah
Kredit Pajak
|
12.600.000
|
|
|
|
|
PPh
Kurang Bayar
|
49.269.428
|
Penjelasan :
a. Beban Pajak Penghasilan untuk tahun pajak 2025 sebesar Rp. 62.869.428
b. PPh Kurang Bayar adalah PPh Pasal 29 sebesar Rp.49.269.428 harus dibayarkan ke kantor pos atau bank persepsi paling lambat sebelum SPT Tahunan PPh Badan dilaporkan dengan kode jenis setoran pajak 411126-200.