30 November 2016

Pengertian Zona Ekonomi Eklusif (ZEE)

Pengertian Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) adalah :
zona yang luasnya 200 mil dari garis dasar pantai, yang mana dalam zona tersebut sebuah negara pantai mempunyai hak atas kekayaan alam di dalamnya, dan berhak menggunakan kebijakan hukumnya, kebebasan bernavigasi, terbang di atasnya, ataupun melakukan penanaman kabel dan pipa. Konsep dari ZEE muncul dari kebutuhan yang mendesak. Sementara akar sejarahnya berdasarkan pada kebutuhan yang berkembang semenjak tahun 1945 untuk memperluas batas jurisdiksi negara pantai atas lautnya, sumbernya mengacu pada persiapan untuk UNCLOS III.

Apabila Penduduk Negara lain memasuki dan memanfaatkan wilayah dalam Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) harus meminta izin terlebih dahulu kepada Pemerintah Republik Indonesia, apabila tidak akan dianggap melanggar kedaulatan Republik Indonesia dan akan ditangkap serta diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Suatu Negara boleh menetapkan Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) dengan luas kurang dari 200 mil dari garis pantai negaranya, namun demikian hampir seluruh Negara di dunia menetapkan Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) dengan luas wilayah 200 mil dari garis pantai. Hal tersebut karena pentingnya luas wilayah bagi suatu negara dalam bidang politik dan ekonomi.

Apabila suatu negara tidak dapat menetapkan Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) dengan luas wilayah 200 mil dari garis pantai karena adanya negara tetangga yang berdekatan, maka akan diselesaikan dengan hukum laut internasional. Pada prinsipnya akan dilakukan perundingan antara kedua Negara tersebut mengenai batas yang disepakati bersama tentang luas Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) kedua Negara.

Artikel Yang Perlu Diketahui :