Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Formulir Dan Petunjuk Pengisian Formulir 1721-IV (Excel) Daftar Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau Bukti Pemindahbukuan (Pbk) Untuk Pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26

Download Formulir Dan Petunjuk Pengisian Formulir 1721-IV Daftar Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau Bukti Pemindahbukuan (Pbk) Untuk Pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 Berbentuk Excel Tahun Pajak 2021 dan 2020

Formulir 1721-IV Daftar Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau Bukti Pemindahbukuan (Pbk) Untuk Pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 digunakan untuk melaporkan penyetoran dan pemindahbukuan PPh Pasal 21 dan Pasal 26 dengan menggunakan SSP dan Bukti Pbk. 

Formulir 1721-IV Daftar Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau Bukti Pemindahbukuan (Pbk) Untuk Pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26  tidak perlu dilampirkan dalam pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 apabila tidak ada penyetoran dan/atau pemindahbukuan PPh Pasal 21 dan Pasal 26 dengan menggunakan SSP dan Bukti Pbk.

Petunjuk Pengisian Formulir 1721-IV Daftar Surat Setoran Pajak (SSP) dan/atau Bukti Pemindahbukuan (Pbk) Untuk Pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 adalah sebagai berikut :

Bagian Header Formulir 

Masa Pajak :

mm disi dengan bulan

yy diisi dengan tahun kalender

Contoh :

Masa Pajak Juni 2021, maka diisi dengan 01-2021

NPWP Pemotong 

Diisi dengan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) Pemotong

Kolom (1) :

Diisi dengan nomor urut.

Kolom (2) :

Diisi dengan  Kode Akun Pajak (KAP)

Kolom (3) : 

Diisi dengan Kode Jenis Setoran (KJS).

Kolom (4) : 

Diisi dengan tanggal pembayaran pajak atau tanggal bukti Pbk dengan format penulisan dd - mm - yyyy.

Contoh :

Bukti pbk tertanggal 19 Mei 2021

Kolom (5) : 

Diisi dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) atau nomor bukti Pbk.

Kolom (6) : 

Diisi dengan jumlah PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 yang disetor.

Kolom (7) : 

Diisi dengan angka:

0 : untuk SSP

1 : untuk SSP PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah

2 : untuk Bukti Pbk