16 Agustus 2013

Cara Pengkreditkan Pajak Masukan dengan Pajak Keluaran Atas Pembelian/Perolehan Barang Kena Pajak dan Atau Jasa Kena Pajak

Cara Pengkreditkan Pajak Masukan dengan Pajak Keluaran Atas Pembelian/Perolehan Barang Kena Pajak dan Atau Jasa Kena Pajak adalah sebagai berikut :

a.  Pajak Masukan dalam suatu Masa Pajak dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam Masa Pajak yang sama.

Contoh :
Pajak Masukan dengan Faktur Pajak tanggal 15 Juni 2013 dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Juni 2013.

b.  Pajak Masukan yang dapat dikreditkan, tetapi belum dikreditkan dengan Pajak Keluaran pada Masa Pajak yang sama, dapat dikreditkan pada Masa Pajak berikutnya paling lama 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Masa Pajak yang bersangkutan sepanjang belum dibebankan sebagai biaya dan belum dilakukan pemeriksaan.

Contoh :
Pajak Masukan dengan Faktur Pajak tanggal 15 Juni 2013 dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Juli 2013, Agustus 2013 dan September 2013.
Kasus ini sering terjadi apabila faktur pajak diterima setelah tanggal 31 Juli 2013.

c.  Pajak Masukan yang dapat dikreditkan, tetapi belum dikreditkan dengan Pajak Keluaran pada Masa Pajak yang sama dan Masa Pajak berikutnya paling lama 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Masa Pajak yang bersangkutan dapat dikreditkan dengan cara pembetulan terhadap SPT Masa Pajak yang sama dan Masa Pajak berikutnya paling lama 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Masa Pajak yang bersangkutan dengan syarat memenuhi ketentuan pasal 8 undang-undang No.28 Tahun 2007 tentang KUP.

Contoh :
Pajak Masukan dengan Faktur Pajak tanggal 15 Januari 2013 yang diterima pada bulan Juli 2013 dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Januari 2013, Pebruari 2013, Maret 2013 dan April 2013 dengan cara pembetulan sesuai dengan pasal 8 undang-undang No.28 Tahun 2007 tentang KUP.
Kasus ini sering terjadi apabila faktur pajak masa Januari 2013 diterima setelah tanggal 30 April 2013.
 
Referensi :
  • Pasal 9 UU No.42 Tahun 2009 tentang PPN dan PPnBM
  • Pasal 8 UU No.28 Tahun 2007 tentang KUP