2 Agustus 2014

Cara Pengkreditkan Pajak Masukan dengan Pajak Keluaran Atas Pembelian/Perolehan Barang Kena Pajak dan Atau Jasa Kena Pajak

Cara Pengkreditkan Pajak Masukan dengan Pajak Keluaran Atas Pembelian/Perolehan Barang Kena Pajak dan Atau Jasa Kena Pajak adalah sebagai berikut :

a.  Pajak Masukan dalam suatu Masa Pajak dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam Masa Pajak yang sama.

Contoh :
Pajak Masukan dengan Faktur Pajak tanggal 15 Juni 2014 dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Juni 2014.

b.  Pajak Masukan yang dapat dikreditkan, tetapi belum dikreditkan dengan Pajak Keluaran pada Masa Pajak yang sama, dapat dikreditkan pada Masa Pajak berikutnya paling lama 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Masa Pajak yang bersangkutan sepanjang belum dibebankan sebagai biaya dan belum dilakukan pemeriksaan.

Contoh :
Pajak Masukan dengan Faktur Pajak tanggal 15 Juni 2014 dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Juli 2014, Agustus 2014 dan September 2014.
Kasus ini sering terjadi apabila faktur pajak diterima setelah tanggal 31 Juli 2014.

c.  Pajak Masukan yang dapat dikreditkan, tetapi belum dikreditkan dengan Pajak Keluaran pada Masa Pajak yang sama dan Masa Pajak berikutnya paling lama 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Masa Pajak yang bersangkutan dapat dikreditkan dengan cara pembetulan terhadap SPT Masa Pajak yang sama dan Masa Pajak berikutnya paling lama 3 (tiga) bulan setelah berakhirnya Masa Pajak yang bersangkutan dengan syarat memenuhi ketentuan pasal 8 undang-undang No.28 Tahun 2007 tentang KUP.

Contoh :
Pajak Masukan dengan Faktur Pajak tanggal 15 Januari 2014 yang diterima pada bulan Juli 2014 dapat dikreditkan dengan Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Januari 2014, Pebruari 2014, Maret 2014 dan April 2014 dengan cara pembetulan sesuai dengan pasal 8 undang-undang No.28 Tahun 2007 tentang KUP.
Kasus ini sering terjadi apabila faktur pajak masa Januari 2014 diterima setelah tanggal 30 April 2014.

Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :