18 Agustus 2013

Tips Cara Membeli Mobil Bekas

Semua orang tentu saja mempunyai keinginan memiliki mobil baru apalagi mobil keluaran baru. Akan tetapi kondisi keuangan setiap orang tidak sama, sehingga tidak jarang meskipun mempunyai keinginan untuk membeli mobil baru tetapi karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan harus membeli mobil bekas

Memiliki mobil bekas sebenarnya tidak menjadi masalah asalkan mobil tersebut memberikan kenyamanan bagi pemiliknya. Jangan sampai karena membeli mobil bekas bukan kenyamanan yang didapat tetapi kerepotan yang didapat karena mobil harus sering masuk bengkel.  Bahkan apabila salah membeli mobil kita bisa masuk penjara karena mobil yang dibeli ternyata barang curian dan dituduh sebagai tukang tadah. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana Cara Membeli Mobil Bekas yang benar. Sebelum membeli mobil bekas tidak ada salahnya untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1.  Membeli mobil bekas sebaiknya dirumah penjual/showroom
Untuk membeli mobil bekas sebaiknya dirumah penjual atau di showroom karena kita akan jadi tahu siapa pemilik mobil bekas tersebut sehingga mengetahui asal-usul mobil tersebut dan mengetahui sejauh mana perhatian pemilik terhadap mobil tersebut, sehingga rekam jejak mobil tersebut kelihatan. Selain itu dengan mengetahui pemilik mobil yang sebenarnya kita jadi mengetahui bagaimana sistem pembayarannya nanti, apakah ada calo atau tidak sehingga kita akan dengan jelas mengetahui harga mobil yang sebenarnya. Juga dapat mengetahui letak mobil sehari-hari untuk mengetahui apakah ada bagian bawah mobil yang bocor dengan melihat lantai garasi mobil tersebut.
2.  Mengecek kelengkapan dan keabsahan surat-surat mobil
Kita sangat perlu Mengecek kelengkapan dan keabsahan surat-surat mobil seperti STNK, BPKB dan Faktur Penjualan, juga kalau masih ada akte jual-beli. Cek data-data dalam surat tersebut apakah sudah sesuai dengan nomor rangka dan nomor mesin, warna mobil sudah sesuai dengan warna yang tertera dalam surat tadi. Setelah dicek dan ternyata sesuai antara data pada surat-surat dengan kondisi mobil, tidak ada salahnya untuk mengecek kebenaran surat-surat tadi dengan data dikepolisian dengan cara mendatangi kantor kepolisian (Polres) untuk mengecek kebenaran data yang ada di surat-surat tersebut. Apabila antara data pada surat dengan kondisi mobil berbeda sebaiknya dibatalkan saja pembelian mobil tersebut karena pasti mobil bodong. Jika tetap nekat membeli siap-siap saja jika didatangi pihak kepolisian.
3.  Mengecek bagian body dan chasis mobil
Body dilihat apakah masih mulus atau sudah berkarat, bagian chasis masih lempeng atau sudah dipermak. Cara yang mudah untuk melihat banyaknya karat body adalah dengan melihat bagian lis kaca depan, samping dan belakang. Juga dibagian bawah mobil dan lantai mobil kalau perlu karpet mobil dibuka dulu untuk melihat apakah ada karat atau tidak. Tidak lupa lihat kondisi cat apakah masih orisinil atau sudah dicat ulang, sebaiknya cat mobil masih orisinil karena cat orisinil lebih awet dan bagus dalam mengamankan body mobil. Chasis mobil yang masih bagus dapat dilihat apakah lekukan body mobil masih lurus atau sudah bergelombang, yang baik adalah yang masih lurus.
4.  Mengecek kondisi mesin mobil
Setelah surat-surat dan body serta chasis mobil beres, langkah selanjutnya adalah mengecek kondisi mesin mobil. Jangan sampai mobil yang baru kita beli membuat repot karena sering kebengkel untuk memperbaiki mesin. Cara mengecek kondisi mesin antara lain :
·     Coba stater mobil, kondisi mesin yang bagus adalah apabila distater tidak kesulitan tetapi langsung nyala.
·     Setelah distater nyalakan  AC perhatikan suara mesin apakah halus dan sedikit getaran, kalau tidak berarti kondisi mesin tidak bagus.
·     Buka kap mobil untuk melihat mesin mobil, mesin mobil yang baik adalah apabila mesin dalam kondisi kering. Kalau kondisi mesin mobil basah bisa saja mesin mobil mengalami kebocoran yang akibatnya harus turun mesin. Tentu saja biaya turun mesin cukup mahal jadi pastikan kondisi mesin mobil yang akan dibeli dalam kondisi kering.
·     Cek kondisi bagian bawah mobil/kolong mesin apakah kering atau basah. Pastikan kondisi kolong mesin dalam kondisi kering. Karena kalau basah bisa saja gearbox dan rumah kopling sudah bocor. Cek juga lantai garasi ada bekas bocor atau tidak. Tentu saja kondisi mobil yang baik apabila kolong mesin/mobil dalam kondisi kering.
·     Cek temperatur mesin melalui indikator di dashboard. Apakah stabil, turun naik atau naik terus. Mesin mobil yang baik adalah kalau temperaturnya stabil.
5.  Cek interior mobil masih orisinil dan lengkap atau sudah diubah
Cek kondisi interior penting dilakukan karena kalau kondisi interior masih bagus menjadi tanda kalau pemilik mobil merawat mobilnya. Juga kalau kondisi interior bagus kita tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk memperbaiki interiornya.
6.  Cek Kondisi Suspensi dan Kaki-kaki mobil
Setelah kondisi mobil dicek, maka untuk memastikan suspensinya masih baik atau tidak. Coba kendarai mobil tersebut melalui jalan yang jelek untuk mengecek bagaimana suspensi dan kaki-kaki mobil. Karena kalau suspensi jelek maka jika mobil tersebut dikendarai tidak akan nyaman. Selain itu untuk memperbaiki suspensinya membutuhkan dana yang tidak sedikit.
7.  Cek kapan terakhir kali perbaikan dan penggantian sparepart
Setelah mobil yang akan dibeli dicek sesuai nomor 1 s/d 6 dan kita cocok untuk membelinya. Jangan lupa untuk menanyakan atau kalau bisa minta bukti service terakhir dan kapan penggantian sparepart terakhir misal kapan terakhir kali ganti oli, ganti accu dan lain-lain agar kita bisa memantau kondisi sparepart tersebut kapan perlu diganti lagi.