25 Oktober 2015

Alfamart

Pengertian Franchise ( Waralaba) Toko Alfamart 
Franchise  (Waralaba) Toko Alfamart adalah usaha minimarket yang dimiliki dan dioperasikan berdasarkan franchise (waralaba) dari PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, selaku pemegang merk Alfamart. Jadi apabila ingin memiliki Toko Alfamart, maka mau tidak mau harus bekerja sama dengan PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk yaitu dengan melakukan kerjasama franchise (waralaba) dengan perjanjian tertentu. Dengan kata lain apabila ingin membuka atau memiliki Toko Alfamart, maka harus membayar biaya franchise kepada PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis dengan Franchise (Waralaba) Toko Alfamart
  • Kelebihan apabila bisnis dengan Franchise (Waralaba) Toko Alfamart antara lain :
  1. Manajemen toko telah diurus oleh PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, sehingga tidak perlu melakukan perekrutan dan pelatihan karyawan sendiri.
  2. Pasokan barang-barang yang akan dijual ditoko Alfamart selalu terjaga, sehingga tidak kawatir kesulitan pasokan (supply) barang dagangan.
  3. Tidak perlu repot mengurus Toko Alfamart karena semua telah diurus pihak oleh PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, sehingga kita hanya menerima hasil bersih saja.
  4. Selain pendapatan utama dari Toko, kita bisa memperoleh pendapatan lain dari sewa tenant atau display produk.
  5. Memudahkan promosi kepada konsumen karena Toko Alfamart sudah mempunyai nama (Merk) yang cukup terkenal dan sudah diketahui kualitasnya. 
  • Kekurangan apabila bisnis dengan Franchise (Waralaba) Toko Alfamart antara lain :
  1. Untuk memulai bisnis dengan Franchise  (Waralaba) Toko Alfamart membutuhkan modal yang cukup besar, karena selain harus menyediakan modal untuk tempat usaha dan display serta supply barang dagangan juga harus membayar biaya franchise (franchise fee) yang jumlahnya cukup besar.
  2. Untuk mendapatkan pengembalian modal dan keuntungan akan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena modal yang kita keluarkan cukup besar.
  3. Selain membayar  biaya franchise (franchise fee), juga setiap penjualan bersih kita harus membayar royalti kepada PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, sehingga akan mengurangi keuntungan yang diperoleh.
  4. Sebagai pemilik kita tidak dapat sepenuhnya mengelola Toko Alfamart karena seluruh manajemen dikelola oleh PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, sehingga apabila anda ingin mengelola suatu bisnis Toko maka Faranchise Toko Alfamart bukan pilihan yang pas. 
Syarat Untuk Memiliki Bisnis dengan Franchise (Waralaba) Toko Alfamart
Untuk memiliki Franchise (Waralaba) Toko Alfamart dari PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, maka kita harus memenuhi  syarat-syarat sebagai berikut :
  • WNI (Warga Negara Indonesia)
  •  Telah memiliki Badan Usaha berbentuk :
  1. PT (Perseroan Terbatas) atau
  2. CV (Perseroan Komanditer) atau
  3. Koperasi .
  • Sudah atau akan mempunyai lokasi untuk tempat usaha dengan luas 150 m2 sampai dengan 250 m2.
  • Memenuhi persyaratan perijinan seperti :
  1. Ijin tetangga
  2. Ijin domisili
  3. SIUP
  4. TDP
  5. NPWP
  6. NPPKP
  7.  STPUW
  8.  IUTM (untuk daerah tertentu).
  • Bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart. 
Skema atau Cara untuk memiliki Franchise (Waralaba) Toko Alfamart
Untuk memiliki Franchise (Waralaba) Toko Alfamart,  maka PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk selaku pemegang merk Toko Alfamart memberikan 2 (dua) jenis pilihan investasi, yaitu :
  • Franchise (Waralaba) dengan Toko Baru (Gerai Baru)
Apabila Franchise  (Waralaba) dengan Toko Baru, maka investasi atau modal yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
Tipe Toko
Luas Toko
Investasi
(Dalam Rupiah)
36 rak
80 m2
397.000.000
45 rak
100 m2
417.000.000

Khusus untuk lokasi Perkantoran, Apartemen, Rumah Sakit, SPBU, Kampus/Sekolah, Bandara, Stasiun, dan Tempat Wisata dapat menggunakan luas areal saleh dibawah 80 M2.
Nilai investasi tersebut diatas adalah tidak termasuk tanah dan bangunan, jadi kalau belum mampunyai bangunan yang akan digunakan untuk Toko Alfamart, maka disediakan terlebih dahulu. 
Investasi awal tersebut diatas mencakup :
  1. Biaya franchise (waralaba) atau Franchise Fee Rp. 45 juta  (empat puluh lima juta rupiah) selama 5 tahun.
  2. Instalasi kelistrikan.
  3. Peralatan Toko/gerai dan AC (Air Conditioner).
  4. Sistem informasi ritel.
  5. Shop sign dan sign pole.
  6. Perijinan Toko/Gerai .
  7. Promosi dan persiapan pembukaan Toko/Gerai.
Biaya tersebut tidak termasuk biaya atau harga untuk memperoleh lokasi/tempat/Toko/Bangunan yang akan digunakan untuk Toko Alfamart.

Tahapan/urutan pembukaan Toko Alfamart dengan Franchise (Waralaba) Toko Baru adalah sebagai berikut:
  1. Presentasi awal.
  2. Evaluasi lahan dan persetujuan.
  3. Pengukuran dan Proyek evaluasi.
  4.  Presentasi proposal.
  5. Kesepakatan Franchise (Waralaba).
  6. Pembukaan Toko .
  • Gerai Baru-Konversi
Program Konversi menawarkan kerjasama franchise (waralaba) kepada pemilik minimarket local/kelontong yang ingin mengembankan usahanya.
Program Gerai Baru-Konversi terdiri dari :
  1. Pengakuan barang dagangan milik toko minimarket lokal/ kelontong sebagai barang dagangan untuk stock pembukaan gerai waralaba Alfamart.
  2. Rak milik toko minimarket lokal/ kelontong/ dapat digunakan dan diakui sebagai pengurang biaya investasi (*kriteria rak harus sesuai dengan standar rak gerai Alfamart). 
  • Franchise (Waralaba) dengan sistem Take Over Toko yang sudah ada
Alfamart juga menawarkan “Paket ambil alih” (Take Over), dimana calon Franchisee dapat mengambil alih gerai milik Alfamart yang telah beroperasi dengan baik.
Besaran investasi yang harus dikeluarkan  bergantung kepada :
  1. Harga sewa (biaya franchise) untuk lima tahun.
  2. Sales (penjualan) harian Toko Alfamart tersebut.
  3. Harga/nilai buku fixed asset / aktiva tetap yang ada di toko tersebut.
  4. Goodwill yang dimiliki toko tersebut.
Tahapan/urutan pembukaan Toko Alfamart dengan Franchise (Waralaba) Take Over Toko Alfamart adalah sebagai berikut :
  1. Presentasi Proposal.
  2. Kesepakatan Pembelian
  3. Pemindahan Perijinan.
  4. Kesepakatan Franchise (Waralaba).
  5. Pembukaan Toko 
Jumlah Royalty yang harus dibayarkan oleh Franchisee (Pemilik/Penyewa Franchise/Waralaba Toko Alfamart) kepada PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk 
Biaya yang harus dikeluarkan oleh Franchisee (Pemilik/ Penyewa Franchise / WaralabaToko Alfamart) selain biaya investasi awal yang tersebut diatas adalah juga harus membayar royalty kepada PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk setiap bulan dengan ketentuan sebagai berikut :
Penjualan Bersih (Rupiah)
% Royalty
0
s/d
150.000.000
0 %
150.000.000
s/d
175.000.000
1 %
175.000.000
s/d
200.000.000
2 %
200.000.000
s/d
250.000.000
3 %
Diatas 250.000.000
s/d
Tidak terbatas
4 %

Royalty yang telah dibayarkan  ke PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk dihitung secara progresif, tergantung kepada jumlah penjualan bersih bulanan gerai/toko yang bersangkutan dan tidak termasuk pajak.

Pola Kerjasama antara PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk dengan Penyewa Franchise / WaralabaToko Alfamart
  • Bidang Finansial:
  1. Hasil penjualan disetor ke rekening Bank a/n Franchisee dan Alfamart (Joint Account).
  2. Hasil penjualan hanya dipakai untuk pembiayaan gerai tersebut.
  3. Penarikan dana dari Joint Account hanya dapat dilakukan/ dikuasakan kepada Alfamart.
  4.  Jasa giro & pendapatan lain-lain sepenuhnya menjadi hak Franchisee.
  5. Setiap selesai tutup bulan, Franchisee akan menerima laporan keuangan (Financial Report).
  6. Franchisee dikenakan biaya Administration Fee sebesar Rp 750.000,-/ bulan.
  7. Pembayaran kelebihan surplus kas tahap pertama setelah 6 bulan, selanjutnya per-3 bulanan.
  • Bidang Penyediaan Barang Dagangan :
  1. Supply barang dagangan 100 % dari Alfamart.
  2. Jenis barang, harga jual, display, stock level dan promosi ditentukan oleh Alfamart.
  • Bidang Biaya Operasional :
  1. Semua biaya operasional harus mengikuti sistem & prosedur Alfamart.
  2. Ketentuan dalam hak karyawan mengacu pada ketentuan Kementerian Tenaga Kerja.
  3. Perijinan & Perpajakan gerai Alfamart sesuai dengan ketentuan Pemerintah.
  • Bidang Kontrak, Royalti & Perpanjangan :
  1. Membayar biaya Franchise fee 45 Juta untuk 5 th.
  2. Biaya Royalti mulai ditarik Alfamart untuk penjualan diatas Rp 150 Juta/ bulan.
  3.  Jangka waktu Perjanjian Waralaba & perpanjangan kelipatan 5 tahun. 
Permasalahan yang sering terjadi dalam Bisnis dengan Franchise (Waralaba) Toko Alfamart
Permasalahan yang sering terjadi dalam Bisnis dengan Franchise (Waralaba) Toko Alfamart antara lain :
  •  Apabila perizinan belum beres tetapi Toko Alfamart tetap dibuka, hal ini biasanya menimbulkan penolakan dari warga di sekitar Toko atau Pemerintah Daerah sehingga seringkali Izin Pendirian Toko Alfamart tersebut akhirnya ditolak sehingga pemilik Toko Alfamart mengalami kerugian karena investasinya tidak dapat kembali. Oleh karena itu pastikan semua perizinan telah beres sebelum Toko Alfamart dibuka.
  • Pada beberapa lokasi Toko Alfamart mengalami perampokan atau pencurian dan penipuan, sehingga penting sekali memperhatikan aspek keamanan dari Toko Alfamart. Apalagi jika Toko Alfamart buka 24 jam.
  • Banyaknya pesaing yang mendirikan Toko sejenis Toko Alfamart di dekat Toko anda sehingga omzet/penjualan harian turun. Hal ini perlu segera diantisipasi, kalau tidak Toko Alfamart anda akan mengalami kerugian. 
Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :
  • alfamartku.com