14 Februari 2012

Contoh Perhitungan PPN Atas Pemakaian Sendiri

Contoh :

a.  PT.Aditya Makmur Sejahtera adalah perusahaan yang memproduksi Kompor Gas, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri  PT.Aditya Makmur Sejahtera memberikan secara gratis kepada karyawannya  masing-masing 1 buah kompor gas dengan harga pokok penjualan sebesar Rp.500.000,-  untuk 100 karyawan atau sebesar Rp.50.000.000,-
Maka PT.Aditya Makmur Sejahtera harus menerbitkan faktur pajak sebagai pajak keluaran dengan perincian :
Dasar Pengenaan Pajak : 50.000.000
PPN                                   :   5.000.000 (50.000.000 x 10 %) 

b.  PT.Gunung Makmur Sentosa ekspotir kayu lapis menggunakan limbah kayunya untuk bahan bakar oven untuk proses produksi kayu lapis. Apabila dijual limbah kayu tersebut bisa terjual seharga RP.10.000.000,-
Maka PT.Gunung Makmur Sentosa tidak perlu menerbitkan faktur pajak sebagai pajak keluaran  karena pemakaian tersebut tidak terutang PPN.
 

Dasar hukum :
1.    Undang-undang No.42 Tahun 2009 tentang PPN dan PPnBM
2.    Keputusan Direktorat Jenderal Pajak No.KEP-87/PJ./2002 tentang Pengenaan PPN dan PPnBM atas Pemakaian Sendiri dan Pemberian Cuma-Cuma
3.    Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No.SE-04/PJ.51/2002 tentang Pengenaan PPN dan PPnBM atas Pemakaian Sendiri dan Pemberian Cuma-Cuma
4. Peraturan Pemerintah No.1 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU no.42 tahun 2009 tentang PPN dan PPnBM