14 Desember 2014

Formulir Pendaftaran Pengusaha Kena Pajak (PKP)

Formulir Pendaftaran Pengusaha Kena Pajak (PKP) digunakan oleh Wajib Pajak untuk mendapatkan Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (NPPKP) dan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP).
Apabila Wajib Pajak sudah menjadi Pengusaha Kena Pajak, maka mempunyai hak dan kewajiban perpajakan untuk jenis pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Hak dan Kewajiban untuk jenis pajak PPN antara lain :
  • Memungut PPN atas Penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak termasuk juga PPnBM yang terutang.
  • Mengkreditkan PPN Masukan yaitu PPN yang telah diberikan kepada Pengusaha Kena Pajak Supplier Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak yang diterimanya.
  • Menyetorkan PPN yang Kurang Dibayar setelah melakukan perhitungan Pajak Keluaran dan Pajak Masukan termasuk juga PPnBM yang terutang.
  • Melaporkan SPT Masa PPN.
  • Apabila terjadi SPT Masa PPN Lebih Bayar maka Pengusaha Kena Pajak dapat mengajukan permohonan Restitusi atau Kompensasi sesuai dengan peraturan yang berlaku

Formulir Pendaftaran Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) silahkan DOWNLOAD DISINI

Petunjuk Pengisian Formulir Pendaftaran Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak adalah sebagai berikut :
·    Jenis Pengukuhan    :
diisi dengan tanda silang (X) pada kotak Permohonan Wajib Pajak jika formulir diisi dan ditandatangani oleh Wajib Pajak, atau kotak Pengukuhan Secara Jabatan jika formulir diisi dan ditandatangani oleh Petugas.
·    Nomor LHV/LHP :
diisi dengan nomor LHV/LHP  yang mendasari pengukuhan PKP secara jabatan.
·    Kategori :
diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan kategori Wajib Pajak yang akan dikukuhkan sebagai PKP.
·    NPWP :
diisi dengan nomor NPWP Wajib Pajak yang akan dikukuhkan sebagai PKP.

A.  IDENTITAS WAJIB PAJAK
1.      Nama Wajib Pajak :
diisi dengan nama lengkap Wajib Pajak sesuai  KTP/Paspor /Akte Pendirian. Gelar dalam hal Wajib Pajak orang pribadi memiliki gelar
2.      Jenis Usaha/Kegiatan :
diisi dengan uraian kegiatan usaha yang akan dijadikan dasar pengukuhan PKP.
3.      Merk Dagang/Usaha :
diisi dengan nama merk atas kegiatan usaha yang dimiliki (jika ada).
4.      Alamat tempat kegiatan usaha :
diisi dengan alamat tempat usaha Wajib Pajak sebagaimana dimaksud pada angka 2 dilaksanakan.
5.      Status Kepemilikan Tempat Kegiatan Usaha :
diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan kepemilikan tempat kegiatan usaha.
6.      Identitas Pimpinan / Penanggung Jawab :
diisi khusus untuk Wajib Pajak Badan yaitu diisi dengan data pribadi  impinan/penanggung jawab perusahaan (Badan).
Nama :
diisi dengan nama lengkap Pimpinan/Penanggung Jawab yang baru sesuai KTP  impinan/Penanggung Jawab perusahaan.
Jabatan :
diisi dengan nama jabatan baru dari Pimpinan/Penanggung Jawab dalam perusahaan
Kebangsaan :
diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan kebangsaan Pimpinan/Penanggung Jawab dilengkapi dengan nomor identitas diri (KTP/Paspor).
NPWP :
diisi dengan nomor NPWP Wajib Pajak pribadi dari Pimpinan/Penanggung Jawab.
Alamat Domisili :
diisi dengan alamat penanggung jawab sesuai KTP/ Paspor.

B.   PERNYATAAN
Cukup Jelas
Catatan :
Formulir Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak ditandatangani oleh pemohon atau kuasa pemohon. Dalam hal pengukuhan secara jabatan ditandatangani oleh pengusul.

Artikel Yang Perlu Diketahui : 
Referensi :