5 Desember 2015

Syarat Kelengkapan Pelaporan e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 Yang Disampaikan Secara e-Filling


Tahun Pajak 2015
e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 Tahun 2015 Yang Disampaikan Secara e-Filling oleh Wajib Pajak tidak akan diterima oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) apabila tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Syarat Kelengkapan Pelaporan e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 Tahun 2015 Yang Disampaikan Secara e-Filling adalah sebagai berikut  :
No
Nama/Bentuk
Lampiran/Formulir
Keterangan
I.
SPT e-Filing yang berisi :

1.
Data Digital SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi / SPT 1770 Induk (Formulir 1770)
Harus disampaikan setelah diisi lengkap sesuai dengan lampirannya.
Diperuntukkan bagi Wajib Pajak yang mempunyai pernghasilan :
  1. dari usaha / pekerjaan bebas;
  2. dari satu atau lebih pemberi kerja;
  3. yang dikenakan Pajak Penghasilan Final dan/atau bersifat Final; dan/atau
  4. dalam negeri lainnya / luar negeri.
2.
Data Digital Lampiran I SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi (Formulir 1770 - I)
Harus diisi dan disampaikan sebagai dasar penghitungan penghasilan neto fiskal. Dalam hal tidak ada penghasilan dimaksud, data ini diisi angka 0 (nol).
3.
Data Digital Lampiran II SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi (Formulir 1770 - II)
Harus diisi dan disampaikan apabila ada pemotongan/pemungutan PPh oleh pihak lain (tidak termasuk yang bersifat final) dan PPh ditanggung
Pemerintah serta penghasilan neto dan pajak atas penghasilan yang dibayar /dipotong/terutang di luar negeri Dalam hal tidak ada penghasilan dimaksud, data ini diisi angka 0 (nol).
4.
Data Digital Lampiran III SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi (Formulir 1770 - III)
Harus diisi dan disampaikan apabila ada penghasilan yang telah dikenakan pajak bersifat final, dikenakan pajak tersendiri, penghasilan pengusaha tertentu serta penghasilan yang tidak termasuk objek pajak dan penghasilan istri yang dikenakan pajak secara terpisah.
Dalam hal tidak ada penghasilan dimaksud, data ini diisi angka 0 (nol).
5.
Data Digital Lampiran IV SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi (Formulir 1770 - IV)
Harus diisi dan disampaikan untuk melaporkan jumlah harta dan kewajiban/utang pada akhir tahun pajak yang dimiliki Wajib Pajak sendiri, isteri, anak/anak angkat yang belum dewasa, kecuali harta dan kewajiban yang dimiliki; isteri yang telah hidup berpisah, isteri yang melakukan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan serta daftar susunan anggota keluarga. Dalam hal tidak ada harta dan kewajiban dimaksud, data ini diisi angka 0 (nol).
6.
Data digital tentang
pembayaran PPh Pasal 29 (Kode NTPN)
Harus diisi sebagai penganti SSP lembar ke-3 PPh Pasal 29 jika status SPT adalah SPT Kurang Bayar.
III.
Lampiran Yang
Disyaratkan

1.
Neraca dan Laporan
Laba/Rugi sesuai tahun
pajak SPT yang
bersangkutan
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak menyelenggarakan pembukuan.
2.
Rekapitulasi bulanan
peredaran / penerimaan
bruto dan biaya sesuai
tahun pajak SPT yang
bersangkutan
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto.
3.
Daftar Jumlah
Penghasilan dan
Pembayaran PPh Pasal 25 dari masing-masing
tempat usaha/gerai (outlet)
Harus diisi dan disampaikan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu.
4.
Fotokopi Formulir 1721-Al dan/atau 1721-A2 dan /atau bukti
pemotongan PPh Pasal 21 lainnya
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak menerima penghasilan sehubungan dengan pekerjaan.
5.
Surat Kuasa Khusus
Harus disampaikan apabila SPT Tahunan PPh tidak ditandatangani oleh Wajib Pajak sendiri.
6.
Surat Keterangan
Kematian
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak telah meninggal dunia dan SPT Tahunan ditandatangani oleh ahli  waris.
7.
Penghitungan angsuran
PPh Pasal 25 tahun
berikutnya
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak mengisi Bagian F.Angka 21.c. Induk SPT, karena terdapat :
  • sisa kerugian tahun sebelumnya yang dikompensasikan;
  • penghasilan tidak teratur.
8.
Perhitungan Kompensasi
Kerugian
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak mengkompensasikan kerugian tahun sebelumnya
9.
Penghitungan Pajak
Penghasilan terutang bagi Wajib Pajak dengan Status Perpajakan PH (kawin pisah harta) atau MT (Menghitung Pajak Sendiri-Sendiri)
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak kawin dengan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan dengan melampirkan perjanjian dimaksud atau suami istri yang
memilih melakukan kewajiban perpajakannya sendirisendiri.
10.
Bukti Pemotongan / Pemungutan oleh pihak lain /ditanggung pemerintah dan yang dibayar /dipotong diluar negeri
Harus disampaikan oleh Wajib Pajak yang mengkreditkan PPh yang dipotong/dipungut oleh pihak lain / ditanggung pemerintah dan yang dibayar /dipotong di luar negeri.
11.
Surat Pengantar
Keterangan dan/atau
Dokumen Lain yang
Disyaratkan untuk
dilampirkan dalam SPT
Tahunan yang tidak
dapat disampaikan
secara elektronik.
Bentuk formulir terdapat pada PER-47/PJ/2008 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan dan Penyampaian Perpanjangan Surat Pemberitahuan Tahunan secara Elektronik (e-filing) melalui Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) Lampiran II.
12
Perhitungan Peredaran Bruto dan Pembayaran PPh Final berdasarkan PP Nomor 46 Tahun 2013
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak dikenai PPh Final berdasarkan PP Nomor 46 Tahun 2013




Dalam hal Wajib Pajak menyampaikan lampiran selain tersebut pada angka I sampai dengan II, maka lampiran tersebut merupakan lampiran kelengkapan e-SPT 1770 yang bersangkutan.

Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :