10 Oktober 2014

PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010 Tentang Tata Cara Pemotongan PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, dan Jaminan Hari Tua Yang Dibayar Sekaligus

  • PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010 Tentang Tata Cara Pemotongan PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, dan Jaminan Hari Tua Yang Dibayar Sekaligus  selengkapnya silahkan KLIK DISINI. 
  • Lampiran PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010 Tentang Tata Cara Pemotongan PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, dan Jaminan Hari Tua Yang Dibayar Sekaligus  selengkapnya silahkan KLIK DISINI. 
  • Rangkuman PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010  adalah sebagai berikut :
  1. Pasal 1 Tentang Pengertian Istilah yang digunakan dalam PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010  yaitu pengertian Undang-Undang Pajak Penghasilan, Pajak Penghasilan Pasal 21, Pegawai, Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, Jaminan Hari Tua, . Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja, Pemotong Pajak.
  2. Pasal 2 Tentang Pengenaan PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diterima atau diperoleh Pegawai berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, atau Jaminan Hari Tua yang dibayarkan sekaligus.
  3. Pasal 3 Tentang Tarif  PPh  Pasal 21 atas Uang Pesangon.
  4. Pasal 4 Tentang Tarif Pajak PPh Pasal 21 atas Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua,  atau Jaminan Hari Tua.
  5. Pasal 5 Tentang Pengenaan PPh Pasal 21 atas Penghasilan berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, atau Jaminan Hari Tua dibayarkan pada tahun ketiga dan tahun-tahun berikutnya.
  6. Pasal 6 Tentang Pengenaan PPh Pasal 21 atas Uang Pesangon apabila pemberi kerja mengalihkan Uang Pesangon secara sekaligus kepada Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja.
  7. Pasal 7 Tentang Pengenaan PPh Pasal 21 atas Uang Pesangon apabila pemberi kerja mengalihkan Uang Pesangon secara bertahap atau berkala kepada Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja.
  8. Pasal 8 Tentang Pengenaan PPh Pasal 21 atas Uang Manfaat Pensiun apabila terjadi pengalihan Uang Manfaat Pensiun kepada perusahaan asuransi jiwa dengan cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup
  9. Pasal 9 Tentang Kewajiban sebagai Pemotong PPh Pasal 21 atas pembayaran Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, atau Jaminan Hari Tua.
  10. Pasal 10 Tentang Pengenaan PPh Pasal 21 atas pembayaran Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, atau Jaminan Hari Tua sebelum berlakunya PMK Nomor 16/PMK.03/2010.
  11. Pasal 11 Tentang Tata cara penghitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, atau Jaminan Hari Tua yang dibayarkan sekaligus diatur dalam Lampiran PMK Nomor 16/PMK.03/2010.
  12. Pasal 12 Tentang Pencabutan KMK Nomor 112/KMK.03/2001 Tentang Pemotongan PPh Pasal 21 atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Tebusan Pensiun, dan Tunjangan Hari Tua atau Jaminan Hari Tua.
  13. Pasal 13 Tentang Saat berlakunya PMK Nomor 16/PMK.03/2010.
  14. Lampiran PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tentang Contoh Penghitungan PPh Pasal 21 atas Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, atau Jaminan Hari Tua yang Dibayarkan Sekaligus.
  • Status PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010 adalah sebagai berikut :
  1. PMK Nomor 16/PMK.03/2010 Tanggal 25 Januari 2010 mulai berlaku sejak Tanggal 16 Nopember 2009.
  • Peraturan Yang Terkait :
  1. Pasal 21 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan.
  2. PP Nomor 68 Tahun 2009 Tentang Tarif  PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, dan Jaminan Hari Tua Yang Dibayarkan Sekaligus