08 October 2017

Jenis Wajib Pajak Orang Pribadi Berdasarkan Penghasilan Yang Diterima

Berdasarkan penghasilan yang diterima oleh orang pribadi, maka Wajib Pajak Orang Pribadi dapat dibagi menjadi :
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari pekerjaan.
Contoh : 
  1. Pegawai Swasta
  2. Pegawai BUMN
  3. Anggota TNI
  4. Anggota POLRI
  5. PNS.
  6. Pensiunan.
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari Usaha.
Contoh :
  1. Pengusaha Toko Emas.
  2. Pengusaha Industri Mie Kering.
  3. Pengusaha Persewaan Mobil. 
  4. Pengusaha Toko Barang Elektronik. 
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari Pekerjaan bebas.
Contoh :
  1. Dokter.
  2. Notaris.
  3. Akuntan.
  4. Konsultan.
  5. Arsitek. 
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang semata-mata menerima penghasilan lain yang tidak bersifat final (sehubungan dengan pemodalan).
Contoh :
  1. Penghasilan Bunga pinjaman
  2. Royalti
  3. Sewa Alat Elektronik (yang bukan usaha pokoknya).
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang semata-mata menerima penghasilan yang bersifat final.
Contoh :
  1. Bunga deposito dan tabungan
  2. Hadiah undian.
  3. Persewaan tanah dan atau bangunan. 
  4. Jasa Konstruksi. 
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang semata-mata menerima penghasilan yang bukan objek pajak.
Contoh :
  1. Penerima bantuan
  2. Sumbangan
  3. Hibah 
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari luar negeri.
Contoh :
  1. Bunga dari luar negeri.
  2. Royalti dari luar negeri.
  3. Gaji dari luar negeri.
  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang menerima penghasilan dari berbagai sumber.
Contoh :
  1. Pegawai swasta tetapi juga mempunyai usaha rumah makan.
  2. PNS tetapi membuka praktek dokter.
Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :