19 Maret 2016

Jenis Wajib Pajak Orang Pribadi Berdasarkan Penghasilan Yang Diterima

Berdasarkan penghasilan yang diterima oleh orang pribadi, maka wajib pajak orang pribadi dapat dibagi menjadi :
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari pekerjaan
Contoh : 
  1. Pegawai swasta
  2. Pegawai BUMN
  3. Anggota TNI
  4. Anggota POLRI
  5. PNS.
  6. Pensiunan.
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari Usaha.
Contoh :
  1. Pengusaha toko emas
  2. Pengusaha Industri Mie Kering
  3. Pengusaha Persewaan Mobil 
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari Pekerjaan bebas.
Contoh :
  1. Dokter
  2. Notaris
  3. Akuntan
  4. Konsultan
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan lain yang tidak bersifat final (sehubungan dengan pemodalan).
Contoh :
  1. Penghasilan Bunga pinjaman
  2. royalti
  3. sewa (yang bukan usaha pokoknya)
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan yang bersifat final.
Contoh :
  1. Bunga deposito dan tabungan
  2. Hadiah undian.
  3. Persewaan tanah dan atau bangunan. 
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan yang bukan objek pajak.
Contoh :
  1. Penerima bantuan
  2. Sumbangan
  3. Hibah 
  • Wajib pajak orang pribadi yang semata-mata menerima penghasilan dari luar negeri.
Contoh :
  1. Bunga dari luar negeri
  2. Royalti dari luar negeri
  3. Gaji dari luar negeri
  •  Wajib pajak orang pribadi yang menerima penghasilan dari berbagai sumber.
Contoh :
  1. Pegawai swasta tetapi juga mempunyai usaha rumah makan.
  2. PNS tetapi membuka praktek dokter.
Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :