1 April 2015

Syarat Kelengkapan Pelaporan SPT Tahunan PPh Badan 1771 Rupiah / 1771 $ Yang Disampaikan Dalam Bentuk Kertas


Syarat Kelengkapan Pelaporan SPT Tahunan PPh Badan 1771 Rupiah / 1771 $  Tahun 2014  Yang Disampaikan Dalam Bentuk Kertas adalah sebagai berikut  :


No
Nama/Bentuk
Lampiran/Formulir
Keterangan
I.
Formulir

1.
SPT Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan / SPT
Induk (Formulir 1771
atau 1771/$)
Harus disampaikan setelah diisi lengkap sesuai dengan lampirannya dan ditandatangani oleh Wajib Pajak atau kuasanya pada kolom yang tersedia.
2.
Lampiran I SPT
Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan (Formulir
1771 - I atau 1771 - I/$)
Harus diisi dan disampaikan sebagai dasar penghitungan penghasilan neto fiskal. Dalam hal terdapat elemen yang tidak dapat diisi, elemen tersebut diisi nihil atau (-).
3.
Lampiran II SPT
Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan (Formulir
1771 - II atau 1771 - II/$)
Harus diisi sesuai dengan lampiran 1771-I atau 17714/$ angka 1 huruf b, huruf c, dan huruf f. Dalam hal
terdapat elemen yang tidak dapat diisi, elemen tersebut diisi nihil atau (-).
4.
Lampiran III SPT
Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan (Formulir
1771 - III atau 1771 - III/$)
Harus diisi dengan rincian bukti pungut PPh Pasal 22 dan bukti potong PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 yang telah dibayar melalui pemotongan /pemungutan oleh pihak lain (tidak termasuk yang bersifat final). Dalam hal tidak ada penghasilan yang dipotong/dipungut diisi Nihil atau (-).
5.
Lampiran IV SPT
Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan (Formulir
1771 - IV atau 1771 - IV/$)
Harus diisi dan disampaikan apabila Wajib Pajak menerima / memperoleh penghasilan yang dikenakan PPh Final dan penghasilan yang tidak termasuk objek pajak. Dalam hal terdapat elemen yang tidak dapat diisi, elemen tersebut diisi nihil atau (-).
6.
Lampiran V SPT
Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan (Formulir
1771 - V atau 1771 -
V/$)
Harus diisi dan disampaikan dengan mengisi secara lengkap dan rinci Daftar Pemegang Saham/Pemilik
Modal, dan Jumlah Deviden yang dibagikan, dan Daftar Susunan Pengurus dan Komisaris.
Catatan:
Daftar tersebut harus mencantumkan NPWP sebagai syarat kelengkapan SPT Tahunan PPh Badan 1771.
7.
Lampiran VI SPT
Tahunan PPh Wajib
Pajak Badan (Formulir
1771 - VI atau 1771 -
VI/$)
Harus diisi dan disampaikan apabila Wajib Pajak menyertakan modal pada perusahaan yang memiliki hubungan istimewa atau memperoleh/ memberikan pinjaman dari/kepada pemegang saham dan atau perusahaan yang memiliki hubungan istimewa. Apabila tidak ada penyertaan dan atau pinjaman dimaksud, kolom Nama dan Alamat diisi dengan Tidak ada.
II
Lampiran Yang
Disyaratkan

1.
Surat Setoran Pajak
(PPh Pasal 29)
Harus disampaikan apabila pada huruf D angka 11.a. dari SPT Induk (Formulir 1771 atau 1771/$) menunjukkan ada PPh yang kurang dibayar. Dalam hal :

  1. SPT Nihil atau SPT Lebih Bayar; atau
  2. Seluruh pajak penghasilan Wajib Pajak ditanggung Pemerintah, 
maka Surat Setoran Pajak nihil tidak perlu dilampirkan
2.
Surat Setoran Pajak
Pasal 26 ayat (4) (khusus Bentuk Usaha Tetap)
Harus disampaikan apabila terdapat setoran PPh Pasal 26 ayat (4) oleh Bentuk Usaha Tetap.
3.
Laporan Keuangan atau
Laporan Keuangan yang
telah Diaudit oleh
Akuntan Publik
Harus disampaikan.
Laporan Keuangan terdiri dari :

  1. Laporan Laba Rugi
  2. Laporan Neraca
4.
Daftar nominatif
pengeluaran biaya
promosi
Harus disampaikan apabila terdapat pengeluaran biaya promosi yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
5.
Perhitungan Peredaran Bruto dan Pembayaran PPh Final berdasarkan PP No.46 Tahun 2013
Harus disampaikan apabila Wajib Pajak dikenai PPh berdasarkan PP No.46 Tahun 2013.
6.
Surat Kuasa Khusus
Harus disampaikan apabila SPT Tahunan ditandatangani
selain Pengurus/Direksi Perusahaan.
III
Lampiran Khusus

1.
Daftar Penghitungan
Penyusutan / Amortisasi (Lampiran Khusus 1A/1B)
Harus disampaikan apabila SPT melakukan penyusutan / amortisasi.
2.
Perhitungan
Kompensasi Kerugian
Fiskal (Lampiran
Khusus 2A/2B)
Harus diisi dan disampaikan apabila Wajib Pajak mempunyai hak kompensasi kerugian fiskal dari tahun-tahun pajak yang lalu.
3.
Pernyataan Transaksi
Dalam Hubungan
Istimewa dan/atau
Transaksi dengan Pihak
yang merupakan
Penduduk Negara Tax
Haven Country
(Lampiran Khusus
3A/3B, 3A-1/3B-1, 3A-
2/3B-2 )
Harus diisi dan disampaikan apabila Wajib Pajak mengisi Induk SPT 1771 Bagian G Angka 16.a.
4.
Daftar Fasilitas
Penanaman Modal
(Lampiran Khusus 4A/4B)
Harus disampaikan oleh Wajib Pajak yang memperoleh fasilitas penanaman modal.
5.
Daftar Cabang Utama
Perusahaan (Lampiran
Khusus 5A/5B)
Harus disampaikan oleh Wajib Pajak yang mempunyai kantor-kantor cabang atau tempat-tempat usaha di luar kantor pusatnya.
6.
Penghitungan Obyek
PPh Pasal 26 ayat (4)
(Lampiran Khusus
6A/6B)
Harus diisi dan disampaikan oleh semua Wajib Pajak Bentuk Usaha Tetap.
Catatan:
SSP lembar ke-3 harus dilampirkan apabila Pasal 26 ayat (4) tersebut di atas terutang.
7.
Kredit Pajak Luar
Negeri (Lampiran
Khusus 7A/7B)
Harus disampaikan dan diisi dengan lengkap dalam hal memperoleh penghasilan dan telah dikenakan pajak diluar negeri.
8.
Transkrip Kutipan atas
Elemen-Elemen
Laporan Keuangan
(Lampiran Khusus 8A-
1/8B-1, 8A-2/8B-2, 8A-
3/8B-3, 8A-4/8B-4, 8A-
5/8B-5, 8A-6/8B-6, 8A-7/8B-7, 8A-8/8B-8))
Harus diisi dan disampaikan berdasarkan laporan keuangan Wajib Pajak.




Dalam hal Wajib Pajak menyampaikan lampiran selain tersebut pada angka I sampai dengan III, maka lampiran tersebut merupakan lampiran kelengkapan SPT 1771 atau 1771/$ dari Wajib Pajak yang bersangkutan.

Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :