2 April 2014

Pengertian Pendapatan Yang Diterima Dimuka atau Uang Muka Penjualan (Prepaid Income)

Pengertian Pendapatan Yang Diterima Dimuka atau Uang Muka Penjualan (Prepaid Income) adalah sebagai berikut :

Pendapatan/Penjualan yang sesungguhnya belum merupakan hak perusahaan pada periode yang bersangkutan, tetapi pembayarannya sudah terlebih dahulu diterima oleh perusahaan. 
Karena jumlah yang telah diterima itu belum merupakan pendapatan untuk periode yang bersangkutan, maka jumlah ini merupakan suatu uang muka yang diterima oleh perusahaan dan termasuk dalam kategori Kewajiban Jangka Pendek  (Current Liabilities).

Pengakuan/Pencatatan  Pendapatan Yang Diterima Dimuka/Uang Muka Penjualan (Prepaid Income) dalam Akuntansi Keuangan / Akuntansi Komersial adalah sebagai berikut :
  • Pendapatan Yang diterima dimuka/ uang muka penjualan belum diakui sebagai pendapatan perusahaan sehingga dicatat sebagai Kewajiban Jangka Pendek (Current Liabilities) yang disajikan pada Laporan Neraca Perusahaan dalam posisi Pasiva. 
  • Jurnal untuk mencatat transaksi Pendapatan Yang diterima dimuka adalah sebagai berikut :
Misalkan Kantor Akuntan Publik Aditya menerima menerima uang muka atas Jasa Audit Laporan Keuangan PT.Baja Jaya Abadi Tahun 2013 yang akan dilaksanakan pada mulai tanggal 22 Pebruari 2014 pada tanggal 25 Desember 2013 sebesar Rp.100.000.000,-.

Apabila Pendapatan Yang diterima dimuka diterima dalam bentuk kas/tunai, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :   
Kas
100.000.000

Pendapatan yang diterima dimuka
100.000.0000

Apabila Pendapatan Yang diterima dimuka diterima dalam bentuk transfer melalui bank, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :
Bank
100.000.000

Pendapatan yang diterima dimuka
100.000.0000
  •  Jurnal untuk mencatat transaksi Uang Muka Penjualan adalah sebagai berikut :
Misalkan CV.Aditya Mobilindo menerima menerima uang muka penjualan Mobil Truck dari  PT.Gunung Timur  sebesar Rp.50.000.000,- pada tanggal 28 Desember 2013 untuk pembelian Truck yang akan dilakukan dan dikirimkan pada tanggal 20 Januari 2013.
Apabila Uang Muka Penjualan diterima dalam bentuk kas/tunai, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :
Kas
50.000.000

Uang Muka Penjualan
50.000.0000
 Apabila Uang Muka Penjualan diterima dalam bentuk transfer melalui bank, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :
Bank
50.000.000

Uang Muka Penjualan
50.000.0000

Pengakuan/Pencatatan  Pendapatan Yang Diterima Dimuka/Uang Muka Penjualan (Prepaid Income) dalam Akuntansi Pajak adalah sebagai berikut :
  • Pendapatan Yang diterima dimuka / uang muka penjualan belum diakui sebagai pendapatan perusahaan untuk menghitung Penghasilan Kena Pajak dan Pajak Penghasilan (PPh) Terutang sehingga dicatat sebagai Kewajiban Jangka Pendek (Current Liabilities) yang disajikan pada Laporan Neraca Perusahaan dalam posisi Pasiva.
  • Pendapatan Yang diterima dimuka/ uang muka penjualan sudah diakui sebagai Objek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi Pengusaha Kena Pajak. Oleh karena itu atas transaksi tersebut harus diterbitkan Faktur Pajak dan dilaporkan dalam SPT Masa PPN pada Masa Pajak terjadinya transaksi tersebut.
  •  Jurnal untuk mencatat transaksi Pendapatan Yang diterima dimuka dalam Akuntansi Pajak adalah sebagai berikut :
Apabila perusahaan yang menyerahkan Barang dan/atau Jasa atau yang menerima penghasilan bukan Pengusaha Kena Pajak atau Barang dan/atau Jasa yang diserahkan bukan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak.
Misalkan Hotel Asri (Bukan Pengusaha Kena Pajak) menerima menerima uang muka dari PT.Radio Suara Indah sebesar Rp.30.000.000,-. pada tanggal 28 Desember 2013 atas biaya penyelenggaraan pertemuan di Hotel tersebut yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Januari s/d 20 Januari 2014.
Apabila Pendapatan Yang diterima dimuka diterima dalam bentuk kas/tunai, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :

Kas
30.000.000

Pendapatan yang diterima dimuka
30.000.0000

Apabila Pendapatan Yang diterima dimuka diterima dalam bentuk transfer melalui bank, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :

Bank
30.000.000

Pendapatan yang diterima dimuka
30.000.0000

Apabila perusahaan yang menyerahkan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak dan yang menerima penghasilan adalah Pengusaha Kena Pajak .
Misalkan PT.Motorindo Sukses Jaya menerima uang muka penjualan Mobil dari  PT.Angin Semangat Timur   sebesar Rp.55.000.000,-  termasuk PPN (Pajak Pertambahan Nilai) pada tanggal 23 Desember 2013 untuk pembelian Mobil yang akan dilakukan dan dikirimkan pada tanggal 16 Januari 2014.
Apabila Uang Muka Penjualan diterima dalam bentuk kas/tunai, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :
Kas
55.000.000

Uang Muka Penjualan
50.000.0000
PPN Penjualan
5.000.0000

Apabila Uang Muka Penjualan diterima dalam bentuk transfer melalui bank, maka atas transaksi tersebut dicatat dengan jurnal sebagai berikut :

Bank
55.000.000

Uang Muka Penjualan
50.000.000
PPN Penjualan
5.000.000

Perhitungan PPN adalah sebagai berikut :

Harga Jual Termasuk PPN
55.000.000
Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
(55.000.000 x 100/110
50.000.000
PPN
(50.000.000 x 10 %)
5.000.000

Atas PPN sebesar 5.000.000 merupakan Pajak Keluaran bagi PT.Motorindo Sukses

Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :