10 Oktober 2015

Pengertian Biaya Sebelum Operasi Komersial

Pengertian Biaya Sebelum Operasi Komersial adalah :
Biaya-biaya yang dikeluarkan sebelum operasi komersial suatu perusahaan, antara lain :
  • Biaya Studi Kelayakan
Biaya Studi kelayakan adalah Biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan penelitian terhadap rencana bisnis apakah layak untuk dilaksanakan sehingga investasi yang akan dilakukan akan memberikan imbal hasil yang menguntungkan bagi calon investor.
  • Biaya produksi percobaan.
Biaya Produksi Percobaan adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi barang sebagai contoh dari barang yang akan dijual kepada konsumen. Produksi percobaan dilakukan perusahaan untuk mengetahui kualitas dan kapasitas produksi barang yang dapat diproduksi oleh perusahaan. 
Biaya yang tidak termasuk dalam pengertian Biaya Sebelum Operasi Komersial adalah :
Biaya-biaya operasional yang sifatnya rutin, antara lain :
  1.  Gaji Pegawai.
  2.  Biaya Rekening Listrik.
  3.  Biaya Telepon
  4.  Biaya Alat Tulis Kantor.
Untuk pengeluaran operasional yang rutin ini tidak boleh dikapitalisasi tetapi dibebankan sekaligus pada tahun pengeluaran.

Pengeluaran yang dilakukan sebelum operasi komersial yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun, dikapitalisasi dan kemudian diamortisasi sesuai masa manfaatnya yaitu :

Kelompok Harta Tak Berwujud
Masa Manfaat
Tarif Amortisasi berdasarkan metode
Garis Lurus
Saldo Menurun
 Kelompok 1
4 Tahun

25%

50%
Kelompok 2
8 Tahun
12,5%

25%
Kelompok 3
16 Tahun
6,25%

12,5%
Kelompok 4
20 Tahun
5%
10%

Contoh Pengakuan Biaya Sebelum Operasional Komersial :
PT.Kresna Adi Sentosa berdiri sejak tanggal 25 Januari 2015, dengan pengeluaran/biaya untuk studi kelayakan sebesar Rp.400.000.000,- dengan masa manfaat selama 4 tahun dan metode amortisasi garis lurus.
Maka biaya studi kelayakan tersebut akan dibiayakan/diamortisasi selama 4 tahun dengan perhitungan sebagai berikut :
Tahun
Pehitungan Amortisasi
Biaya/Amortisasi
2015
400.000.000 x 25 %
100.000.000
2016
400.000.000 x 25 %
100.000.000
2017
400.000.000 x 25 %
100.000.000
2018
400.000.000 x 25 %
100.000.000
Total Biaya Amortisasi
400.000.000

Sehingga biaya amortisasi yang boleh dikurangkan dari penghasilan kena pajak adalah sebesar 100 juta per tahun selama 4 tahun

Artikel Yang Perlu Diketahui :
Referensi :