14 Juli 2015

Masa Manfaat dan Tarif Penyusutan atas Aktiva/Harta Berwujud Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan

Untuk memberikan kepastian hukum bagi Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan dalam melakukan penyusutan atas pengeluaran harta berwujud maka ditentukan kelompok masa manfaat harta dan tarif penyusutan baik menurut metode garis lurus maupun saldo menurun.
Untuk menghitung penyusutan, masa manfaat dan tarif penyusutan harta berwujud ditetapkan sebagai berikut :
Kelompok Harta Berwujud
Masa Manfaat
Tarif penyusutan 
    Garis Lurus            
Saldo Menurun
I.    Bukan Bangunan  
Kelompok 1                      4 Tahun                 25 %                               50 %
Kelompok 2                      8 Tahun                 12.5 %                            25 %
Kelompok 3                   16 Tahun                   6.25 %                           12.5 %
Kelompok 4                   20 Tahun                   5 %                                50 %

II.  Bangunan
Permanen                         20 Tahun                5 %       
Tidak Permanen             10 Tahun               10 %      

Yang dimaksud dengan “bangunan tidak permanen” adalah bangunan yang bersifat sementara dan terbuat dari bahan yang tidak tahan lama atau bangunan yang dapat dipindah-pindahkan, yang masa manfaatnya tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun, misalnya barak atau asrama yang dibuat dari kayu untuk karyawan.

Yang perlu diperhatikan adalah bahwa apabila Wajib Pajak Badan atau Orang Pribadi yang menggunakan pembukuan sudah memilih salah satu  metode penyusutan, maka tidak boleh berubah lagi.

Artikel terkait :
Referensi :