20 Oktober 2013

Masa Manfaat dan Tarif Penyusutan atas Aktiva/Harta Berwujud Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan

Untuk memberikan kepastian hukum bagi Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan dalam melakukan penyusutan atas pengeluaran harta berwujud maka ditentukan kelompok masa manfaat harta dan tarif penyusutan baik menurut metode garis lurus maupun saldo menurun.
Untuk menghitung penyusutan, masa manfaat dan tarif penyusutan harta berwujud ditetapkan sebagai berikut :
Kelompok Harta Berwujud
Masa Manfaat
Tarif penyusutan sebagaimana dimaksud dalam
Ayat (1)
Ayat (2)
I.    Bukan Bangunan  
Kelompok 1                      4 Tahun                 25 %                               50 %
Kelompok 2                      8 Tahun                 12.5 %                            25 %
Kelompok 3                   16 Tahun                   6.25 %                           12.5 %
Kelompok 4                   20 Tahun                   5 %                                50 %

II.  Bangunan
Permanen                         20 Tahun                5 %       
Tidak Permanen             10 Tahun               10 %      

Yang dimaksud dengan “bangunan tidak permanen” adalah bangunan yang bersifat sementara dan terbuat dari bahan yang tidak tahan lama atau bangunan yang dapat dipindah-pindahkan, yang masa manfaatnya tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun, misalnya barak atau asrama yang dibuat dari kayu untuk karyawan.

Artikel terkait :
Referensi :
  • Pasal 11 Undang-Undang No.36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan (PPh)
  •  Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.03/2009 Tanggal 15 Mei 2009 tentang Jenis-Jenis harta berwujud bukan bangunan untuk penyusutan