9 Juni 2015

Artikel Tentang PPh Badan

Artikel Tentang PPh Badan adalah terdiri dari artikel-artikel tentang teori dan contoh kasus yang berhubungan dengan hak dan kewajiban Wajib Pajak Badan terhadap kewajiban perhitungan dan penyetoran serta pelaporan Pajak Penghasilan Badan. Artikel Tentang PPh Badan terdiri dari :
  • Subjek Pajak PPh Badan
  1. Pengertian Dan Yang Termasuk Dalam Subjek Pajak Badan
  2. Pengertian Subjek Pajak Badan Luar Negeri
  3. Pengertian Subjek Pajak Badan Dalam Negeri
  4. Jenis Organisasi Internasional Lainnya Yang Tidak Termasuk Subjek Pajak Penghasilan Badan.
  5. Jenis Organisasi Internasional Kerjasama Kebudayaan Yang Tidak Termasuk Subjek Pajak Penghasilan Badan
  6. Jenis Organisasi Internasional Kerjasama Teknik Yang Tidak Termasuk Subjek Pajak Penghasilan Badan
  7. Jenis Badan-Badan Internasional Dari Perserikatan Bangsa-Bangsa Yang Tidak TermasukSubjek Pajak Penghasilan Badan
  8. Pengertian Organisasi Internasional Yang Tidak termasuk Subjek Pajak Penghasilan Badan 
  9. Yang Tidak Termasuk Subjek Pajak Penghasilan Badan   
  • Objek Pajak dan Bukan Objek Pajak PPh Badan :
  1. Pengertian Peredaran Bruto Wajib Pajak Badan
  2. Pengertian Penerimaan Bantuan Atau Sumbangan Sebagai Objek Pajak Bagi Wajib Pajak Badan
  3. Objek Pajak Penghasilan PPh Wajib Pajak Badan Non Final
  4. Objek Pajak Penghasilan PPh Pasal 4 (2) Final Untuk SPT Tahunan PPh Badan 
  5. Pengertian Penerimaan Hibah Sebagai Objek Pajak Bagi Wajib Pajak Badan 
  6. Bantuan/Sumbangan Bukan Objek Pajak PPh 
  7. Pengertian Hibah Bukan Sebagai Objek Pajak PPh  
  8. Pengertian Badan Pendidikan Yang Menerima Harta Hibahan Bukan Sebagai Objek Pajak
  9. Pengertian Kurs dan Jenis Kurs 
  •  Harga Pokok Penjualan :
  1. Metode Pencatatan Persediaan Untuk Menghitung Harga Pokok Penjualan Bagi Wajib Pajak Badan
  2. Contoh Perhitungan Pencatatan Persediaan Dengan Metode Fifo (Fist In First Out)
  3. Contoh Perhitungan Pencatatan Persediaan Dengan Metode Rata-Rata (Moving Avarage)
  4. Pengertian Persediaan 
  • Biaya :
  1. Sumbangan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dalam rangka penghitungan penghasilan kena pajak
  2. Syarat Sumbangan Dan/Atau Biaya Yang Dapat Dikurangkan/Dibiayakan Sampai Jumlah Tertentu Dari Penghasilan Bruto Dalam Rangka Penghitungan Penghasilan Kena Pajak 
  3. Contoh Perhitungan Biaya Pembangunan Infrastruktur Sosial Yang Dibebankan Sekaligus Sebagai Pengurang Penghasilan Bruto Dalam Hal Pembangunan Infrasturktur Sosial Dilaksanakan Lebih Dari 1 (Satu) Tahun Pajak
  • Penyusutan :   
  1. Pengertian dan Ketentuan Tentang Penyusutan Aktiva/Harta Berwujud Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan
  2. Saat Dimulainya Penyusutan atas Aktiva/Harta Berwujud Dalam SPT Tahunan PPh Badandan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan 
  3. Pengertian Harga Perolehan atas Aktiva/Harta Berwujud Sebagai Dasar Penyusutan Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan
  4. Masa Manfaat dan Tarif Penyusutan atas Aktiva/Harta Berwujud Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan 
  5. Metode Penyusutan atas Aktiva/Harta Berwujud Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan
  6. Jenis-Jenis Aktiva/Harta Berwujud Yang Termasuk Dalam Kelompok 1 Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan
  7. Jenis-Jenis Aktiva/Harta Berwujud Yang Termasuk Dalam Kelompok 2 Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan 
  8. Jenis-Jenis Aktiva/Harta Berwujud Yang Termasuk Dalam Kelompok 3 Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan
  9. Jenis-Jenis Aktiva/Harta Berwujud Yang Termasuk Dalam Kelompok 4 Dalam SPT Tahunan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan
  • Amortisasi :
  • Koreksi Fiskal :
  1. Pengertian Koreksi Fiskal
  2. Penyebab Timbulnya Atau Terjadinya Koreksi Fiskal
  3. Jenis Koreksi Fiskal Positif
  4. Jenis Koreksi Fiskal Negatif
  • Kompensasi Kerugian : 
  1. Pengertian Dan Ketentuan Tentang Kompensasi Kerugian Fiskal
  2. Contoh Perhitungan Pengakuan Kompensasi kerugian Fiskal Bagi Wajib Pajak Badan
  •  Tarif Pajak PPh Badan Pasal 25/29 :
  1. Tarif Pajak PPh Badan Pasal 25/29 
  2. Cara Dan Contoh Perhitungan PPh Badan Dengan Peredaran Bruto Sampai Dengan Rp.4.800.000.000,- 
  3. Contoh Perhitungan PPh Badan untuk Peredaran Bruto Diatas Rp.4.800.000.000,- sampai dengan Rp.50.000.000.000,-  
  4.  Contoh Perhitungan PPh Badan untuk Peredaran Bruto Diatas Rp.50.000.000.000,-
  • Angsuran PPh Pasal 25 :
  1. Pengertian PPh Pasal 25
  • Yayasan :
  1. Pengertian Badan atau Lembaga Nirlaba Yang Bergerak Dalam Bidang Pendidikan dan/atau Bidang Penelitian dan Pengembangan  
  2. Contoh Objek PPh Badan Untuk Yayasan Yang Bergerak Dibidang Pendidikan
  3. Contoh Bukan Objek PPh Badan Untuk Yayasan Yang Bergerak Dibidang Pendidikan
  4. Contoh Biaya Yang Boleh dikurangkan dari Penghasilan Bruto Untuk Yayasan Yang Bergerak Dibidang Pendidikan
  5. Pengertian Sisa Lebih Yang Diterima atau Diperoleh Badan atau Lembaga Nirlaba Yang Bergerak Dalam Bidang Pendidikan dan/atau Bidang Penelitian dan Pengembangan 
  6. Perlakuan Pajak Penghasilan (PPh)  Badan atas Laba Neto Yayasan (Badan atau Lembaga Nirlaba) Yang Bergerak Dalam Bidang Pendidikandan/atau Bidang Penelitian dan Pengembangan
  7. Syarat Yayasan (Badan atau Lembaga Nirlaba) Yang Bergerak Dalam Bidang Pendidikan dan/atau Bidang Penelitian dan Pengembangan Mendapatkan Fasilitas Perpajakan 
  8. Pembangunan dan Pengadaan Sarana dan Prasarana yang dilakukan Badan atau Lembaga Nirlaba Yang Bergerak Dalam Bidang Pendidikan dan/atau Bidang Penelitian dan Pengembangan