Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Arus Kas Pajak Penghasilan

Pajak Penghasilan adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh Wajib Pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan. 

Pajak Penghasilan merupakan biaya atau beban bagi entitas (Wajib Pajak).

Arus kas yang berkaitan dengan pajak penghasilan harus diungkapkan secara terpisah dan diklasifikasi sebagai arus kas dari aktivitas operasi kecuali jika secara spesifik dapat diidentifikasikan sebagai aktivitas pendanaan dan investasi.

Pajak penghasilan dikenakan atas transaksi yang menghasilkan arus kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi, atau pendanaan dalam laporan arus kas.

Walaupun beban pajak penghasilan (tax expense) dapat dengan mudah diidentifikasikan dengan aktivitas investasi atau pendanaan,

arus kas yang bersangkutan sering kali tidak mudah diidentifikasi dan dapat terjadi dalam periode yang berbeda dengan transaksi arus kas yang mendasarinya.

Oleh karena itu, pajak penghasilan yang dibayar biasanya diklasifikasikan sebagai arus kas dari aktivitas operasi.

Namun demikian, jika arus kas pajak penghasilan tersebut dapat diidentifikasikan dengan transaksi individual yang menimbulkan arus kas yang bersangkutan, maka arus kas tersebut diklasifikasi sebagai aktivitas pendanaan atau investasi, sesuai dengan jenis aktivitas tersebut.

Apabila arus kas pajak penghasilan dialokasikan pada lebih dari satu jenis aktivitas, maka jumlah

keseluruhan pajak yang dibayar harus diungkapkan.

Artikel Yang Perlu Diketahui :

Referensi :